Jumat, 19 November 2010

MITOS

mysteriesAkhir-akhir ini banyak pertanyaan dalam benakku, salah satu pertanyaan yang belum bisa terjawab adalah mitos. Apa itu mitos? mitos itu beneran nggak sih? Mengapa sebagian orang mempercayai mitos? pertanyaan ini memang terdengar culun, pertanyaan-pertanyaan itu membuat aku bingung, padahal sah-sah saja kalau aku bingung. menurutku mitos hanyalah cerita-certa nenek moyang yang tidak jelas maknanya.
pernah suatu hari aku sedang duduk-duduk di depan pintu bersama kucingku, sepupuku yang saat itu sedang menyapu lantai segera memarahi ku “Fit!! jangan duduk di depan pintu! Nanti lo susah dapet jodoh!”, “apa hubunganya duduk di depan pintu sama susuh dapet jodoh!” kataku sambil mencari-cari tempat duduk yang nyaman. “Ya…mana gua tau, kata ibu gua sih gitu.” balas Chindy sambil melepas headphones yang dari tadi menempel di kupingnya. Aku menganggap duduk di depan pintu yang berakibat susah dapat jodoh hanyalah mitos. Sedangkan faktanya, duduk di depan pintu berakibat menyusahkan seseorang yang sedang manyapu.
Belakangan ini aku sering mendengar kicauan burung tir disetiap pagi hari. Aku merasa ada sesuatu yang janggal dibalik kicauan burung itu, aku pun bertanya kepada sepupuku yang aku anggap sebagai pakar mitos. “De, belakangan ini gua sering denger kicauan burung tir gitu, menurut lo ada yang aneh nggak?” tanyaku menggunakan telepon seluler. “Pasti ada, secara burung itu burung pembawa kabar, kalo gak kabar baik ya kabar buruk, tapi sih kebanyakan kabar buruk.” Kata suara di sebrang sana. “Gitu ya” jawabku heran sambil mengakhiri panggilan. Beberapa hari setelah mendengar kicauan burung itu, aku mendapat kabar kalau nenekku sedang sakit, penyakit jantungnya kambuh. “Apa kejadian ini ada kaitannya dengan kicauan burung tir yang sering aku dengar?” tanyaku dalam hati.

Sampai saat ini aku belum menemukan arti mitos yang sebenarnya. Aku pun berusaha melupakan pertanyaan-pertanyaan konyol itu. Lalu muncul ide di kepalaku buat dengerin mp4 sambil menghabiskan cemilan keripik singkong yang tersisa setengah bungkus. Ketika tengah asyik mendengarkan lagu Rihana yang berjudul umbrella, hp ku bergetar sebagai tanda ada sebuah sms yang masuk. Terlihat nama Asih di layar hp ku, aku pun membaca isi pesannya *eh, lo ada di rumah nggak? Gua, Gandes, Rani, Lisa sama Lina mau ke rumah lo. “Hmm…boleh deh dari pada bored di rumah” jawabku dalam hati. Aku segera memencet tombol jawab dan menulis *ya. Jam di hpku menunjukkan pukul 13.25, waktu yang tepat buatku untuk main berasama teman, walaupun rasa kantuk sempat menghampiriku.

Tak lama terdengar suara-suara yang tak asing ditelinga ku, “Fitri! Fitri!” sahut salah seorang dari mereka. “Iya, sebentar!” jawabku sambil berjalan menuju pintu. “Eh, Fit kita mau ngeliat SD 02/08 yang buat ngungsi itu, lo ikut nggak?” tanya Lina yang sudah nyelonong masuk ke kamarku. “Boleh, emang tempatnya dimana?” jawabku bingung “Itu loh, yang deket rumahnya Vania” kata Asih yang sedang foto bertiga dibawah meja menggunakan hp ku.”Ooo itu! Ya udah Ke sana sekarang aja” sahutku. “Sorry gua nggak bisa ikut, gua disuruh pulung sama ibu gua ada acara keluarga.”celetuk lisa “Ya udah deh kita ke SD nya berlima aja” ujar ku sambil mencari kunci motor. “Lo goncengin gandes sama lina, gua goncengin Asih” Rani memberikan intruksi kepada kami.
“Keren juga ni SD” celetuk Asih yang sedang turun dari motor Rani. “ujan nih! Pulang yuk!” ujar Lina diikuti anggukan Gandes dan Asih. Kami pun segera pulang.

“Shit!!! Deres banget ujannya!” teriak Rani yang sudah berjalan mendahului ku. Saat di tengah perjalanan aku mendengar bunyi hantaman yang keras ‘Brakk’ motor yang dikendarai Rani tertabrak pohon dan motor supra fit milik salah seorang yang sedang meneduh di sebrang jalan. Aku melihat jelas bagaimana kecelakaan itu terjadi. Beruntung mereka tidak terluka parah.Kami berteduh di emperan sebuah toko. Tak lama pemilik motor supra fit itu datang, “kalian ini!! Makanya kalau hujan jangan naik motor kencang-kencang”Suara bapak itu meninggi “maaf pak nanti motor bapak saya perbaiki”Rani merendahkan suaranya tak ingin orang-orang yang ada di sekitar mereka tau. “Rumah kamu dimana?” bapak itu berusaha menahan kesabarannya. “Di jalan kenanga I nggak jauh kok dari sini”jawab Rani masih dengan suara rendahnya. “ Saya minta alamat rumah kamu dan nomer telepon rumahmu, nanti saya akan bilang ke orangtua kamu” suara bapak itu kembali meninggi. Rani mengeluarkan kertas dan pulpen dari tasnya dan menulis alamat rumahnya, “ini pak” Rani menyodorkan kertasnya. Kami pun di ijinkan pulang.

Karena rumah Gandes,Lina,dan Asih masih jauh kami memutuskan untuk ke rumahku dulu sekalian mengobati luka di kaki Asih. “Fit! Gua pinjem hp lo dong, gua mau kirim foto yang tadi” pinta Asih. “Ambil aja, Ada di atas meja!” sahut ku. “Kayaknya kecelakaan tadi ada kaitannya sama foto lo bertiga” celetuk Gandes sambil melihat foto bertiga yang ada di hp ku.
Hening tak bergeming.
Lagi-lagi kejadian yang berkaitan dengan mitos terulang kembali. “itu mitos, gua gak percaya!” ucap ku seraya mengambil hp ku dari tangan Gandes. “seterah lo, mau percaya atau nggak!”balas Gandes. Setelah semuanya selesai mereka pun pulang.

Jam di kamarku menunjukkan pukul 20.10. masih terlalu sore banget buatku untuk memulai perjalanan ke alam mimpi alias tidur. Kembali teringat dibenakku tantang foto itu. Bagimana mungkin foto bertiga bisa bikin sial? Aku teringat kata-kata sepupuku, “hati-hati kalau foto bertiga, nanti bisa sial apalagi yang di tengah”. Aku segera mengambil Hp ku dan membuka foto betiga itu. Di foto itu terdapat Lisa sedang nyengir dengan matanya yang sedikit melotot, aku melihat hal yang aneh diatas kepala Lisa, ternyata diatas kepalanya Lisa terdapat sebuah kepala perempuan dengan model rambut bob. Aku menggap itu hanya sebuah efek kamera. Asih berada diantara Lisa dan Lina, aku memperhatikan betul wajah Asih, tidak ada yang aneh disana. Kemudian aku memperhatikan foto Lina tidak ada yang aneh disana, tetapi tepat di samping Lina terdapat seorang pria yang sedang memperhatikan mereka. Aku terpaku melihat semua ini. “Apa yang harus aku lakukan? Apa ini yang disebut mitos? haruskah aku mempercayainya?” tanyaku dalam hati.

Kejadian itu membuatku semakin penasaran tenatang mitos. muncul ide di benakku untuk membuka internet dan mencari definisi tentang mitos. Aku segera membuka aplikasi opera mini di hp ku dan memencet google search, ku tulis mitos pada kolom pencarian, dengan sabar aku menunggu proses data. Dan di google aku mendapatkan definisi mitos, yaitu:
Secara sederhana definisi mitos adalah suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi. Mitos juga merujuk kepada satu cerita dalam sebuah kebudayaan yang dianggap mempunyai kebenaran mengenai suatu peristiwa yang pernah terjadi pada masa dahulu. Ia dianggap sebagai suatu kepercayaan dan kebenaran mutlak yang dijadikan sebagai rujukan, atau merupakan suatu pedoman yang dianggap suci bagi sebagian orang.

Kini aku mengerti apa itu mitos, dan aku pun tidak terlalu mempercayainya aku lebih percaya fakta di banding mitos. Mungkin kalau dipersentasikan aku hanya 10% percaya mitos dan 90% percaya fakta. Terkadang mitos tidak bisa dipercayai.

#ORIGINAL

0 komentar: